Rabu, 09 Desember 2009

Between Us (chapter 1)

author : tisa larasati 





Pagi itu sangat cerah. Keempat sekawan yang terdiri dari Kyuhyun, Donghae, Ryeowook, dan Kibum dengan semangat berangkat menuju sekolah mereka, sekolah swasta Sosun. Setelah sampai, mereka segera masuk kelas dan berbincang-bincang.

"Hey Wook, kau yakin ingin mengikuti acara Take Me Out itu?" tanya Kyuhyun.

"Tentu saja. Aku sudah bosan sendirian!" jawab Ryeowook.

"Tapi kalau kau ingin mendapat cewek baru tidak usah ikut acara seperti itu juga bisa, kan. Di sekolah ini saja masih banyak cewek-cewek yang melebihi standard," kata Donghae.

"Ah, kalian ini berisik. Sudahlah, lagipula aku mengikuti acara itu juga untuk cari-cari pengalaman. Aku yang ikut, mengapa kalian yang sibuk, sih?" protes Ryeowook.

"Ya sudah kalau begitu, terserah kau saja. Oh ya Kyu, hari ini kau mulai bekerja, kan?" tanya Kibum.

"Kyu bekerja? Kerja apa?" tanya Ryeowook.

"Memangnya kau tak tahu? Kyu diterima kerja disalah satu kantor televisi swasta. Dia akan bekerja sebagai dubber," jelas Donghae.

"Benarkah? Wow, hebat!" puji Ryeowook "Ngomong-ngomong Kibum, kau jadi pergi ke Amerika lagi?"

"Ya, 2 minggu dari sekarang," jawab Kibum agak murung.

"Sepertinya kita akan kehilangan seorang sahabat nanti. Pokoknya, jangan lupa kembali! Kami akan selalu menunggumu," kata Kyuhyun.

Saat itu suasana menjadi haru. Semua terdiam sambil memandang Kibum. Namun, Ryeowook yang tidak tahan dengan suasana seperti itu langsung memecahnya.

"Hey, bagaimana kalau pagi ini kita pergi ke halaman sekolah untuk menghirup udara segar? Ayolah!" ajak Ryeowook.

"Aku sedang malas, Wook. Kau sajalah!" tolak Donghae.

"Aku juga. Aku sedang tidak mood, mian." Kyuhyun juga menolak.

"Mian Wook, aku juga sedang malas," Kibum ikut-ikutan menolak.

Akhirnya Ryeowook terpaksa pergi ke halaman sekolah sendirian. Ia dengan semangat berlari menuju halaman. Ketika sedang menuruni tangga, ia tak sengaja menabrak seorang gadis sehingga keduanya jatuh.

"Ah, mian! Kau tak apa?" Ryeowook meminta maaf.

Namun gadis itu hanya diam sambil menunduk kebawah. Ia terdiam cukup lama, sehingga membuat Ryeowook heran.

"Hey? Kau tak apa? Apa kau pingsan?" tanya Ryeowook.

"Kau ini! Bisa tidak kalau jalan lihat-lihat? Masih pagi sudah cari masalah! Seenaknya menabrak orang! Memangnya kau fikir kau itu siapa, hah? Pemilik sekolah ini? Bukan, kan? Kau hanya salah dari beratus-ratus murid disekolah ini! Dasar babo! Memangnya kau fikir kau punya mata untuk apa? Padahal kau memiliki panca indera sempurna, tapi bisa-bisanya menabrak orang!" omel gadis itu.

"Hey! Aku kan tadi sudah minta masf! Tadi aku tak sengaja! Lagipula kau tidak luka, kan? Mengapa kau begitu marah, sih? Memangnya kau siapa? Kau kelas berapa?" balas Ryeowook. Ia ikut kesal karena diomeli tanpa sebab yang jelas.

"Aku Han Ga Yoong, kelas 10, ketua klub Taekwondo! Waeyo? Kau sendiri siapa, hah?" ujar gadis yang bernama Han Ga Yoong itu.

"Oh, kelas 10? Baru junior saja sudah berani melawan senior! Aku Ryeowook, kakak kelasmu! Aku kelas 12!" Ryeowook ikut memperkenalkan diri dengan rasa kesal.

"Aku tak peduli kau kakak kelas atau bukan! Yang salah itu kau, maka kau harus meminta maaf. Dan setelah meminta maaf, kau harus berjanji tidak mengulanginya lagi! Dan seharusnya kau mendengarkan nasihatku, bukannya malah melawan!" tukas Gayoong.

"Ah! Sudahlah! Aku pusing! Baru pagi-pagi saja sudah ada bencana seperi ini. Awas, aku mau pergi!" Ryeowook segera pergi meninggalkan Gayoong.

"Kakak kelas macam apa kau ini? Bukannya menyayangi adik kelasnya tapi malah membentak!" Gayoong masih terus mengomel. Ryeowook yang mendengar perkataan Gayoong lantas kembali menghampiri Gayoong.

"Kau ini mau mengajak ribut, ya?" Ryeowook menatap Gayoong.

"Siapa yang mau mengajak ribut? Aku? Kapan aku mengajakmu ribut?" tanya Gayoong dengan nada menyolot.

"Jelas-jelas tadi kau mengataiku! Itu tandanya kau mengajakku ribut, tahu! Sudahlah! Pokoknya sekarang AKU MENDEKLARASIKAN PERANG ANTARA KITA!" ujar Ryeowookdengan nada tinggi.

"Silakan saja! Memangnya aku takut, hah?" balas Gayoong dengan nada menantang.

"Anak ini.." Ryeowook geram "Lihat saja nanti, Han Gayoong!" Ryeowook lalu pergi.

"Lihat nanti juga, Ryeowook sombong! Cih," Gayoong mendesah. Dengan perasaan kesal ia juga pergi menuju kelasnya.

Ryeowook yang tadinya ingin pergi ke halaman sekolah tidak jadi karena moodnya sudah hilang duluan akibat pertemuannya dengan Gayoong. Ia akhirnya kembali ke kelasnya. Sesampainya disana, ia langsung duduk dan memasang muka kesal. Ketiga sahabatnya itu bingung melihat Ryeowook yang tiba-tiba datang dengan tampang kesal.

"Wook, kau kenapa?" tanya Kyuhyun.

"Ah, aku kesal! Tadi aku bertemu dengan seorang cewek yang.. Argh! Pokoknya menyebalkan! Dan tadi aku barusaja mengumumkan perang antara aku dan dia. Pokoknya aku pasti akan mengerjainya habis-habisan!" ujar Ryeowook.

"Perang? Melawan perempuan? Hahahaha, how childish are you!" tawa Kibum.

"Diam! Jangan tertawa! Dia memang perempuan, tapi sangat menyebalkan! Dia bahkan berani melawan seniornya! Makanya aku tidak tahan dengannya!" omel Ryeowook.

"Senior? Berarti, dia adik kelas kita? Siapa namanya? Kelas berapa?"tanya Donghae.

"Han Gayoong, kelas 10."jawab Ryeowook singkat.

"Lalu, apa yang akan kau lakukan padanya?" tanya Kyuhyun.

Ryeowook diam. Iapun sebenarnya belum memikirkan apa yang ingin ia lakukan terhadap Gayoong. Namun tak lama kemudian, terlihat ada senyumlicik diwajah Ryeowook. Ia lalu membisiki Donghae, Kyuhyun, dan Kibum tentang rencananya itu.

"Wah, boleh juga. Good idea!" puji Kibum.

"Dasar kau ini. Bisa-bisanya terfikir akan hal seperti itu, ckc," Kyuhyun geleng-geleng kepala.

"Haha. Ya sudah, kita lihat nanti saja, bagaimana reaksi Han Gayoong itu. Pulang sekolah nanti!" ucap Donghae sedikit tertawa.

"Aku sudah tidak sabar untuk menjalankan rencana ini. Han Gayoong, lihat saja kau nanti! Hahahaha," Ryeowook tertawa licik.




~to be continued~

0 komentar:

Posting Komentar