Selasa, 08 Desember 2009

Hyo And Hyuk (part 1)












author : arina hyukkie




Namaku hyo-rin. Aku berusia 18 tahun. Mungkin saat ini orang2 tidak akan percaya jika aku berkata bahwa aku adalah kekasih lee hyuk jae atau yang kini familiar dengan sapaan Eunhyuk. Mereka tak akan percaya karena tatkala sang rapper bersenandung di antara ribuan ELF, yang bisa kulakukan hanyalah menontonya dari kejauhan. Same like them (ELF). Tak ada perbedaan yang dapat membedakan ku dengan ELF lainnya. Yang membedakan hanyalah status ku yang mungkin tidak akan di percayai oleh para ELF khususnya fans Eunhyuk.

Hari yang membingungkan pun terjadi. Foto2 kemesraanku dan hyukie menmyebar di media masa. Entah karena ulah iseng teman2 kami ataupun paparazzi. Foto2 kami saat bermain di taman hiburan, main layangan, saat kami makan kimchi di pinggir sungai tersebar begitu saja.

Berita itu mnyebabkan kami berdua harus mengadakan jumpa pers sampai-sampai akuyang sedang belajar di kampuspun langsung di jemput oleh orang studio untuk menghadiri jumpa pers tersebut. Aku sangat bingung tatkala aku memikirkan apa yang harus kukatakan pada media. Hanya itu yang terus kupikirkan saat bersiap di rest room. Tersirat di benakku, mungkin Eunhyuk juga tidak akan membenarkan foto-foto tersebut dan mungkin akan mengakui bahwa gadis yang bersamanya di foto itu haya temannya atu saudaranya. Aku sedikit sedih bila membayangkan hal itu terjadi, tapi apaboleh buat. Aku sendiri tidak ingin membuat eunhyuk risi dengan kabar tersebut.

Namun, pemikiranku salah besar. Aku yang waktu itu sedang menonton siaran pembicaraan eunhyuk saat mengklarifikasi kebenaran foto tersebut terkaget-kaget oleh pernyataan seorang Hyukie yang kukenal paling suka bercanda membenarkan bahwa itu adalah foto dirinya dan kekasihnya. Perasaan kaget ku semakin menjadi-jadi saat eunhuk menerobos masuk kedalam rest room dan langsung menarikku menuju studio tempat jumpapers berlangsung. Teriakan histeris para ELF yang terutama di dominasi oleh fans nya hyukie samasekali tak terasa. Yang dapat kurasakan hanyalah genggaman erat tangan eunhyuk. Dan disana aku tahu bahwa jantung eunhyuk begitu keras.

Malam yangmenegangkan telah berakhir. Eunhyuk mengantarku pulang ke rumah dengan mobil jaguar hitamnya. Saat itu aku belum bisa keluar dari mobil karena pintu mobil masih terkunsi otomatis dari pintu sebelah eunhyuk. Sejenak kami terdia membisu. Suasana sangat hening, tak ada seorangpun yang yang melewati jalan depan rumahku.

Eunhyuk yang semula membungkukan badannya dan menundukan kepalanya di atas stir mendadak membalikan badannya ke arahku. Ia berkata
Hyukie : ”hahaha at the moment i’m very confused when I said about that photos and
about relationship with you”
hyo-rin : “are you regret that you said?”
Hyukie : “no. I’m not”
Hyo-rin : “are you sure?”
Hyukie : “hyo-rin, please look at my eyes! I never lie to you. I did it for you. I want to
make you happy. Please, believe me!” *megang erat tangan hyo-rin*

tak terasa air mataku luluh begitu saja. Eunhyuk menghapus air mata yang membasahi pipi ku dan tersenyum kepadaku. Da, tiba2 ia menyanyikan lagi DBSK HUG English-ver

whenever you look in my eyes
there are so many smiles and tears
I was born to love feel so deep inside
If you need me I’ll be your man

Whenever you look in my eyes
I do want to show you my love
I make up my mind
Make you dreams come true
Nobody can stop me to say “I LOVE YOU”

*he looked my eyes and hugged me tight*
(dalam hati, hyo-rin berjingkrak-jingkrak)
Setelah beberapa lama, akupun turun dari mobil dan masuk kedalam rumah. Hari telah larut. Namun, mataku tak dapat terpejam karena kata2 eunhyuk terus bergema. Alhasil keesokan harinya aku terbangun dan mendapati mataku berkantung dan kantungnya mempunyai kantung mata lagi (double double)

Pagi hari aku berjalan menuju pintu depan, bermaksud untuk emngambil koran pagi di balik pintu. Tetapi, yang kutemukan adalah sebuah kotak berukuran sedang berwarna putih dan berhiaskan pita hijau. Akupun membawa kotak itu untuk dibuka di dalam rumah.

Di tengah rumah aku membuka kotak itu. Di kartunya tercatat ”to. Hyo-rin-from. Hyukie” . Aku segera membuka kotak itu. Kutarik pita itu lalu, kotak itu terbuka..
Kulihat……………..




~To be continue….~

0 komentar:

Posting Komentar