Selasa, 15 Desember 2009

Please, Stop the Time (Chapter 1)


author: park seong rin

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

to: Choi Henra

Apa yang kurasa kini.....???
Apa yang kan ia rasa nanti.............???
Mungkinkah ini sebuah kasih yg q harap??
Atau hanya sebuah kekaguman ???

Kini q mulai menemukannya....
Menemukan serpihan hati yg sedari dulu telah q cari...
Kembali tepiskan sebuah mimpi sesaat...
Tuk jadi sebuah kisah yg abadi....

Ku harap rembulan tak bisa lagi ber-elok diri...
Bintang tak bisa lagi tersenyum bangga ...
Karna sinar, keindahan dan cahaya yg jauh lebih terang...
Kini ada didalam hati q....

I love U, I love U, I love U


~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~


aku masih tertegun menatap puisi itu. lama...
puisi yang tadi pagi kutemukan dilaci mejaku.
puisi terindah yang pernah kubaca. terlebih, ini memang ditunjukan untukku.
ternyata ada yang mencintaiku sebesar ini ya??
kira-kira siapa ya yang menulisnya??

"jika kau ingin tau penulis puisi itu, berbaliklah sekarang" tiba2 seruan seorang pria dari arah belakang membuatku terhenyak. aku menoleh, memutar badan secepatnya.

"Kau..??" seruku, tak percaya. Kulihat seorang pria berperawakan tinggi, putih, berambut agak gondrong, tengah tersenyummanis kearahku.

"yah, ini aku. sebenar'a sudah sejak lama aku tertarik padamu. Sejak saat itu, Sejak aku mendengarmu bernyanyi di loteng musim panas tahun lalu" ia berujar pelan sambil maju mendekatiku, senyumnya tetap mengembang.

aku makin tak karuan. dia bilang sejak kapan dia tertarik padaku? musim panas taun lalu? ketika aku menyanyikan lagu 'U' di loteng tempo itu? hey, itu sudah lama sekali...

"Kau gadis cantik, bersuara merdu. Aku mencintaimu..
saranghaeyo..!! apa kau mau jadi kekasihku?" ia melanjutkan kata-katanya dengan sebuah pertanyaan yang sukses membuat wajahku merah padam.

"kau tak sedang main2 kan?" tanyaku dengan suara sedikit bergetar.

"aku tak akan pernah bermain dngan kata cinta. Dan aku benar2 mencintaimu.." Ia berujar pasti, lalu menggenggam tanganku. ah.. rasanya ada seekor kupu-kupu yang hinggap dihatiku.

"saranghaeyo.." aku berujar pelan sambil menundukan wajah.

"mwo?" pria itu mengangkat daguku, pelan.

"aku mau menjadi kekasihmu.. Aku juga mencintaimu" ujarku seraya tersenyum. senyum terindah yang pernah kukembangkan.

kemudian ia memelukku. Erat, sangat erat,..
Lama kami saling berpeluk, sampai tiba2 tangan'a menarik tanganku dengan lembut.
Kemudian ia mengeluarkan sbuah kotak dari saku jaket, lalu membuka'a..,

sbuah gelang perak cantik dengan aksen bintang2 kecil.
Kemudian mulai memakaikan'a di pergelangan tanganku..

"sekarang, kau jadi milikku.." ia brbisik lembut


***


Aku Choi henra, dan mungkin.... akulah wanita yg paling bahagia di dunia, saat ini.
Betapa tidak? Tepat 30 menit yg lalu, seseorang yg slama ini hanya bisa kucintai dalam semu, tiba2 saja mnyatakan perasaan'a dan memintaku untuk menjadi kekasihnya.
Ah, rasanya seperti mimpi saja.

Namanya Cho Kyuhyun...
Hemh, mengingat nama'a saja mukaku sudah langsung memerah.
Jadi sekarang aku sudah bisa memanggilnya.. 'jagiah'?

"Aawh.." aku menjerit pelan ketika kurasakan sseorang mencubit lenganku.

"amma, sakit.." aku memanyunkan wajah kearah amma.

"rasakan, hahaha.. Kenapa juga dari tadi kau melamun terus? Lihatlah, mukamu sampai memerah seperti itu. Hahaha,.." amma hanya terkekeh sambil tersenyum jail. Aih.. jangan sekali ammaku ini.

"tapi kan amma tak perlu sampai mencubitku" aku mengerucutkan bibir, amma terkekeh lagi. apa tampangku setolol itu?

"eh iya, amma.. Aku punya kabar yg sangat menggembirakan" wajahku langsung bersinar ketika mengatakan hal itu pada amma..

"eits, amma juga punya sesuatu yg menggembirakan, dan kau harus melihatnya.." sahut amma, tak mau kalah ternyata. hahaha...

"benarkah? Apa?" tanyaku antusias

"foto keluarga hyukjae" mata amma berbinar ketika mengatakan itu.

"kyaaaa..!! Amma benar2 akan menikah dengan hyuk ahjusshi?" aku memekik senang. huua... ternyata amma akan segera menemukan pendampingnya lagi...

"eits, sebentar lagi kau akan memanggilnya 'appa'. Karna kami akn menikah minggu depan. mengerti?" timpal amma seraya mengibas-ibaskan sebuah map polos berwarna coklat.

"Ne amma, aku mengerti" ujarku riang.

"dan nanti, kau juga akan mendapat 2 saudara baru" tambah amma seraya menyodorkan map itu ke arahku.

"Jincha??? huua.... senangnya!! akhirnya aku tak akan jadi anak tunggal lagi. hehehe... boleh aku melihat fotonya sekarang amma?"

"tentu" sahut amma, singkat...

aku segera membuka map itu, tak sabar rasanya melihat wajah seseorang yang nanti akan kupanggil oppa atau onnie.. hehehe...

1 detik...
2 detik...
5 detik...
10 detik...

aku tertegun lama melihat sosok pria dalam selembar foto itu.
Ia berdiri disamping hyukjae ahjusshi. jadi... jadi.... jadi dia adalah calon oppa ku??
perlahan, kurasakan pipiku mulai basah.
air mataku mengalir pelan...


~To Be Continue..~

0 komentar:

Posting Komentar